Today, Life has teach me something. and it was like someone just punch me right on my face. Hidup itu memang unpredictable. Kita gak akan tahu apa yang akan terjadi besok.
Hari ini gue dapet kabar kalo papa dari temen has passed away. and it was tottaly shocked me. Padahal kemarin gue barusan ketemu dan jalan bareng. dan waktu itu dia keliatan baik-baik aja, gak ada yang aneh. sampe detik ini gue masih kepikiran gimana perasaan dia sekarang? gimana keluarganya? pertanyaan-pertanyaan itu masih menggumam dalam pikiran gue.
salah satu yang paling gue benci adalah disscus tentang kematian. gue akan bete seketika kalo nyokap gue mulai ngomong tentang itu. Tapi seperti kata nyokap kita semua akan mati yang berbeda cuma waktu aja.
Hari ini gue belajar tentang appreciate everything. Mulai menghargai orang-orang yang menyayangi kita. Mulai menghargai apa yang kita punya sekarang. because Nothing lasts forever.
We never realize that we love them until they gone. we have no idea when they are going to leave us. and appreciate is the right thing to do, i guess. so, just start to appreciate everything.
SIT BACK AND ENJOY
Thursday, June 14, 2012
Wednesday, June 13, 2012
right timing, wrong person.
......
waktu gue denger sepupu gue yang cewek bakal married, it made me excited. "gila, lo mau kawin? yang bener kapan?" iya ti, yah tahun depan lah mudah mudahan. ini lagi nabung."
"wah congrats ya!" still cant believe what i just heard.
itu percakapan kita berdua tahun 2011, sekitar bulan desember.
dan yang bikin gue kaget setengah mati, pas gue ketemu dia beberapa hari yang lalu. and it was succesfully shocked me!
pas gue tanya soal the marriage "gimana, jadi kawin kapan nih?" tiba-tiba keheningan pun terjadi saat itu. gue agak bingung jujur. setelah beberapa saat bungkam. dan akhirnya she told me the truth. "gue ketemu cowok lain. dan gue rasa gue harus mengakhiri hubungan sekaligus the marriage. "what? are you kidding me?" but why?
sepupu gue pun menjawab : gue bahagia dengan pacar gue yang baru gue jalani ini. sebenernya bukan baru juga karena kita udah ngejalani hubungan ini beberapa bulan yang lalu. the thing is the man who is going to marry me, he isn't make me happy! gimana lo mau married sama orang yang gak buat lo bahagia? gue gak pernah sebahagia ini pas lagi jalan sama dia. Dan itu membuat gue ragu!
kejadian ini buat gue berpikir, apa yg bakal lo lakuin? are you stay? or go?
mungkin yang sepupu gue bilang ada benernya. mungkin waktu udah tepat. tapi apakah dia orang yang tepat buat lo? apa mungkin lo bakal milih seseorang yg baru lo kenal beberapa bulan tapi bisa bikin lo bahagia? you think and you choose.
waktu gue denger sepupu gue yang cewek bakal married, it made me excited. "gila, lo mau kawin? yang bener kapan?" iya ti, yah tahun depan lah mudah mudahan. ini lagi nabung."
"wah congrats ya!" still cant believe what i just heard.
itu percakapan kita berdua tahun 2011, sekitar bulan desember.
dan yang bikin gue kaget setengah mati, pas gue ketemu dia beberapa hari yang lalu. and it was succesfully shocked me!
pas gue tanya soal the marriage "gimana, jadi kawin kapan nih?" tiba-tiba keheningan pun terjadi saat itu. gue agak bingung jujur. setelah beberapa saat bungkam. dan akhirnya she told me the truth. "gue ketemu cowok lain. dan gue rasa gue harus mengakhiri hubungan sekaligus the marriage. "what? are you kidding me?" but why?
sepupu gue pun menjawab : gue bahagia dengan pacar gue yang baru gue jalani ini. sebenernya bukan baru juga karena kita udah ngejalani hubungan ini beberapa bulan yang lalu. the thing is the man who is going to marry me, he isn't make me happy! gimana lo mau married sama orang yang gak buat lo bahagia? gue gak pernah sebahagia ini pas lagi jalan sama dia. Dan itu membuat gue ragu!
kejadian ini buat gue berpikir, apa yg bakal lo lakuin? are you stay? or go?
mungkin yang sepupu gue bilang ada benernya. mungkin waktu udah tepat. tapi apakah dia orang yang tepat buat lo? apa mungkin lo bakal milih seseorang yg baru lo kenal beberapa bulan tapi bisa bikin lo bahagia? you think and you choose.
Thursday, June 7, 2012
Hitam dan putih.
Black and white. gue mau bahas kenapa judul blog gue judulnya "Black and White". gue pake judul ini karena ada alasannya. jadi gue gak asal milih judul blog gue.
Selama 17 tahun gue udah lewati banyak hal and learn something from that. Kebanyakan gue belajarnya dari orang-orang di sekitar gue karena learn something new from different people everyday is the one of life's greatest purpose. tiap orang memiliki kepribadian yang unik. dan every person has a bad side and good side. we have to admit it.
just like you said. "Nobody's perfect" and i learnt so many things from that word. jadi gak setiap orang baik itu gak memiliki bad side in their life. and gak setiap orang jahat itu gak memiliki good side in their life. sejahat-jahat orang pasti ada sesuatu yang baik yg pernah dia lakukan. sebaik-baiknya orang juga pasti ada sesuatu yang buruk yang pernah dia lakukan. what about you? i think everyone has a black and white side.
so, dont ever judge someone. because you have no idea what they have been through. lo ga tau apa yang telah dia buat in the past. because you know them just now. and you shouldn't judge their bad or their good enough. because you also have a black and white side, so do i. we all have.
Selama 17 tahun gue udah lewati banyak hal and learn something from that. Kebanyakan gue belajarnya dari orang-orang di sekitar gue karena learn something new from different people everyday is the one of life's greatest purpose. tiap orang memiliki kepribadian yang unik. dan every person has a bad side and good side. we have to admit it.
just like you said. "Nobody's perfect" and i learnt so many things from that word. jadi gak setiap orang baik itu gak memiliki bad side in their life. and gak setiap orang jahat itu gak memiliki good side in their life. sejahat-jahat orang pasti ada sesuatu yang baik yg pernah dia lakukan. sebaik-baiknya orang juga pasti ada sesuatu yang buruk yang pernah dia lakukan. what about you? i think everyone has a black and white side.
so, dont ever judge someone. because you have no idea what they have been through. lo ga tau apa yang telah dia buat in the past. because you know them just now. and you shouldn't judge their bad or their good enough. because you also have a black and white side, so do i. we all have.
Wednesday, June 6, 2012
Letting go.
Letting go. yup, merelakan. mungkin kata ini satu kata yang sangat simple buat kita. dan gue pikir kata ini lebih simple dari kata "move on". dan lebih sulit dilakukan dari pada "move on".
Beberapa hari ini gue belajar banyak soal hidup. entah itu dari temen-temen gue, dari orang tua, ataupun dari pengalaman gue sendiri. merelakan sesuatu itu susah dan sangat susah. contohnya kalo lo dan pacar lo yg udah lama banget pacaran trus tiba-tiba kalian udah gak cocok and the you decided to end your relationship. karena beberapa masalah yg gak bisa terselesaikan. walaupun kenyataan lo sayang banget sama pacar lo, tapi dengan perkelahian yang semakin membesar dan masalah yang kecil bisa menjadi besar dan itu membuat rasa sayang lo pada saat itu tertutup. apa yang lo rasain dulu waktu pertama kali jadian dan sekarang yang telah lo alami sangat berbeda.
mungkin lo bingung sama keputusan yang akan lo ambil. Masalah masalah yang sama yang terus mengganggu hubungan kalian dan gak pernah bisa terselesaikan membuat lo ingin putus. tapi disatu pihak dengan rasa sayang yang sangat besar yang lo punya membuat lo sulit untuk mengambil keputusan tersebut.
temen gue pernah ngomong gini ke gue, "yah kalo emang udah begini jalannya mau apa lagi, rela aja udah cukup kok. mungkin dengan kita berdua putus dia akan lebih bahagia. daripada sama gue berantem terus. dan itu udah bukan cinta lagi." Waktu itu gue sempet diem dan mikir kalo apa yang temen gue bilang ada benernya juga. "Some people comes to leave. dont hold them. They just come to teach you something. not to stay". Iya, mungkin dia bukan orang yange tepat buat lo. tapi di sisi yang lain, dia udah ngajarin lo sesuatu dalam hidup lo.
yes, letting go is not easy than you said, but maybe its the right to do for your better.
Tuesday, June 5, 2012
Hate and love.
Cinta dan benci. Love and hate. Hmm… gue masih agak bingung juga sih sama dua kata ini.
Bingungnya tuh gini ya, cinta dan benci emang bisa jadi satu? Jadi kaya api
sama air, emang bisa gitu disatuin? Ya simple aja, emang gak bisa. Cinta ya
cinta, benci ya benci. Gak bisa disatuin ato digabung. Tapi emang begitu ya
teori sama kenyataan itu beda banget, berbanding terbalik. Yah kalo in real life sih cinta sama benci
itu paket komplit. Dimana ada cinta pasti ada benci, dimana ada benci pasti
disitu ada cinta. Iya gak? Yaah walaupun jujur gue sendiri emang belom
ngerasain gimana rasanya cinta sama benci bisa jadi satu paket gitu. Kalo lo
pasti udah pernah kan ngerasain gimana cinta dan benci itu jadi satu paket.
Tapi gue sih berharap gue bisa ngerasain itu biar tau rasanya kaya apa sih.
Miris banget kehidupan cinta gue, sampe sekarang flat aja gak ada yg menarik. hahahaha
Oke, lanjut
ya. Gue mau cerita lagi tentang pengalaman cinta beberapa temen gue yang udah
rangkum dan udah gue gabung sih. Soalnya kalo mau ceritain satu-satu, sampe
tahun depan juga gak bakal kelar-kelar. Hehehe. So, gini ya. Beberapa temen gue
sering banget ngomong ke gue soal cerita cinta mereka. Yah gue sih sebagai
sahabat yang baik kan harus ngedengerin. Atau nggak kalo udah liat status yg
gak karu karuan, gue nanya aja langsung. “eh, gimana lo sama doi?” lagi gak
baik ya?. “lo tau gak ty, dia tuh bohong sama gue, gue liat dia jalan sama
cewek lain padahal dia bilang ke gue dia lagi males jalan. Makanya pas gue ajak
jalan dia nolak. Dan taunya dia malah jalan sama cewek lain. Gue benci dia ty,
benci banget. Tapi mau gimana lagi dong gue udah terlanjur saying banget sama
dia.”
nah, disituaja udah keliatan gimana cinta sama
benci tuh bisa jadi satu. Gue sempet mikir gini, cinta ya cinta gak ada tuh
cinta dan benci. Cinta itu menyenangkan benci itu menyakitkan. Gue suka gak
setuju kalo ada yang ngomong “Love hurts”. Big NO! kalo menyakitkan itu bukan
cinta namanya. Love is fun, love is sweet, love is funny, love is loyal, love
is trust, love is happy, not love is hurt. Cinta itu bikin lo bahagia bukan
bikin lo sakit hati, note that. Mulai sekarang lo udah bisa mikir deh sama hubungan
percintaan lo, is that happy or hurts? If it hurts, so you’ve to take your time
and think wisely to continue your relationship or not.
Gue sering
dan banyak banget nemu di twitter ato recent updates bbm gue, cewek yg udah
berkali-kali disakitin, udah berkali-kali dibohongin, dimainin, dimanfaatin.
Pengen gue samperin trus ngomong ke orangnya langsung “eh, sadar dong, lo tuh
udah disakitin. Ngapain lo stay sama orang yg nyakitin perasaan lo?!” sayang
sih sayang, cuman lo mau terus terusan dibohongin, disakitin tanpa ada
perubahan sama sekali? Nggak kan. Grow up, you’re not a little girl anymore. You
can choose who’s the right for you. You are special and you deserve more
better,sweetheart. Jadi kesimpulannya gue gak setuju sama cinta dan benci tuh
jadi satu. Kalo cinta ya benci ya benci. Cinta punya arti lain, benci juga
punya arti lain. Oke, segitu aja dari gue,makasih J
Monday, June 4, 2012
Are you a judge cover?
"Dont judge a book by its cover". ya, gue rasa lo pernah denger kata itu. Gue setuju sama orang yg buat quote itu. emang ya kita sebaiknya jangan hanya menilai buku dari sampulnya saja, mungkin aja dibalik sampulnya yg kumel,butek dan kusam, isi dan pesan yg tertulis dalam buku tersebut baik. yes, that also in life. we dont judge a person from their cover. mungkin aja dari penampilannya yg random, sebenernya dia tuh orangnya baik. who knows?
Tapi gini ya guys, coba deh lo pikir pake logika lo, pikir pake otak. gak seharusnya juga "judge by cover" itu salah kok. The fact is, kalo lo mau beli buku di toko buku, trus pas lo liat sampulnya kucel dan rusak, lo pasti ngomel-ngomel kan ke pegawainya minta digantiin buku baru yg covernya lebih bagus. saat itu lo belum liat isinya kan? But at least, yg lo pentingin duluan covernya. siapa sih yg mau beli buku yg covernya kucel?
in life, you still pick the best cover when you buy it. so,cover juga sama pentingnya seperti isinya. inget, first impression itu perlu, dan lo gak salah kalo lo berpikir berlebihan pas lo liat penampilan seseorang. so, for that you should make it balance. life should need a balancing. biar gak berat sebelah. penampilan dan kepribadian harus side by side, gak yang satu jalan di depan dan satunya lagi jalan di belakang.
So, are you a judge cover? I think everyone does.
Tapi gini ya guys, coba deh lo pikir pake logika lo, pikir pake otak. gak seharusnya juga "judge by cover" itu salah kok. The fact is, kalo lo mau beli buku di toko buku, trus pas lo liat sampulnya kucel dan rusak, lo pasti ngomel-ngomel kan ke pegawainya minta digantiin buku baru yg covernya lebih bagus. saat itu lo belum liat isinya kan? But at least, yg lo pentingin duluan covernya. siapa sih yg mau beli buku yg covernya kucel?
in life, you still pick the best cover when you buy it. so,cover juga sama pentingnya seperti isinya. inget, first impression itu perlu, dan lo gak salah kalo lo berpikir berlebihan pas lo liat penampilan seseorang. so, for that you should make it balance. life should need a balancing. biar gak berat sebelah. penampilan dan kepribadian harus side by side, gak yang satu jalan di depan dan satunya lagi jalan di belakang.
So, are you a judge cover? I think everyone does.
Secret Admirer
Langsung aja ya, sebenernya sih kata gue yg di atas too much
ya cyiin. The point is cinta yg gak kesampaian ato kata lagu apa gitu gue lupa
yaa “cinta bertepuk sebelah tangan”. Eh enggak deh sebenernya gak bertepuk
sebelah tangan juga.. ato gini deh cinta yg udah lama kita pendam dan sampe
sekarang gak berani ngungkapin perasaan ke orang yg bersangkutan. Hahaha berat
banget ya bahasa gue. Tapi kenyataannya
gitu kan? Hehehe…
Banyak banget cewek ato cowok yang nyimpen perasaan cintanya
sama orang yg mereka sayang tapi ngomong aja susah. Padahal kan apa sih
susahnya ngomong, tinggal ngomong aja “gue sayang sama lo” ato biar lebih
keliatan gaul “I love you”. Gak usah yg bertele-tele “sejak aku kenal kamu,
senyumanmu yg indah membuatku hariku terasa lebih indah” ihh gue aja jijik
nulisnya apalagi cewek ato cowok yg denger kita nulisnya kaya gitu, kalo gue
sih ogah. Semacam ilfeel lah. Lanjut, banyak kok temen gue yg jadi secret
admirer gitu bisa dibilang gue juga sih. Hahaha tapi gausah bahas gue dululah
gak penting. Hehehe.
Contoh kasus nih ya, temen gue cerita ke gue kalo dia tuh
udah lamaaa banget suka sama si cowok itu, pokoknya Cuma ngeliat dia senyum ato
ketawa aja dunia udah kaya gak berputar lagi hahahaha. Yah semacam itulah. Dia
sempet ngomong gini ke gue “duh ty, lo bisa bayangin ga ya, dia tuh udah rajin
ke gereja, jago main gitar, pinter pula. Gila pokoknya berkharisma banget deh.
Coba deh ya dia tuh tau kalo gue tuh suka banget sama dia.” Trus gue jawab; “ya
ngomonglah ke dianya kalo lo suka sama dia”. Eh tiba-tiba nada suara temen gue
berubah tinggi; “eh gila aja lo, gengsi kali cewek ngomong sayang sama cowok!
Ah gak ah! Biar aja gue pendem sendiri. Yaudah gue biarin..
Beberapa hari kemudian dia ngomong lagi ke gue “yah ty, masa
dia udah punya pacar. Sedih nih gue”. Lah ngapain lo sedih begitu, udah gue
bilang kan ngomong aja ke dia langsung kalo lo tuh sayang sama dia. Trus kata
temen gue sih “yaelah ty lo ngomong gampang, coba deh lo di posisi gue
sekarang!” dalam hati gue ngomong “gue juga ngerasain apa yang lo rasain, gue
malah bertahun-tahun dan gue masih aja nyimpen perasaan ini tanpa sepengetahuan
dia sedikitpun, sakit kan. Tapi udah harus diterima karena gue gak berani sama
sekali ngomong langsung ke dia. Dan
sekarang dia udah mau kuliah di luar kota dan mungkin gue udah gak punya
kesempatan lagi buat ngomong perasaan gue yg sebenernya ke dia. Eh, kok jadi
ngomongin gue sih! Oke, balik ke topik.
Emang susah ya kalo kita tuh nyimpen perasaan udah lama
banget trus ngomong aja susah. Apalagi kita tuh cewek pasti didalemnya tuh udah
ada rasa gengsi, gengsi karena jarang cewek ngungkapin perasaan ke cewek.
Padahal di film-film banyak tuh cewek yg ngungkapin perasaaannya ke cowok. Yah
itu kan film bedalah sama kenyataan. Trus takut, takut kalo misalnya kita udah
ngomong cinta ke dia, and then he’s not feel the same way like we feel. Takut
hubungan baik lo sama dia ancur gara-gara lo pernah ngomong cinta ke dia. Kan
gak lucu ya. Tapi dari diri kita sendiri harus terima kalo perasaan kita tuh bakalan sakit kalo dia
punya pacar, karena dari kita sendiri nggak berani ngomong. Susah ya jadi
cewek. Di luar aja keliatan kuat but inside,actually we are not strong enough
that you think kok.
So,saran gue sih ya,yg masih suka stalking timeline twitter,
sama yg masih nyimpen-nyimpen dispictnya doi. Sekarang deh, talk to him/her
that you love him/her sebelum semuanya terlambat dan akhirnya lo nyesel dan
seumur hidup lo, lo akan terus mikir “what if”. Inget loh penyesalan selalu
datang blakangan. Dan buat cowok-cowok, lo seharusnya lebih gampang ngomong ke
cewek yang lo suka kalo lo tuh sayang ke dia, gak usah mikir dia mau nerima
cinta lo ato gak deh. At least, lo udah jujur tentang perasaan lo ke dia. Masalah yang lain-lain
belakangan deh. Mungkin aja kan she feel the same way like you feel. Who knows?
Now or never and take it or leave it. Oke deh, gitu aja sih kalo menurut gue.
Hehehe sekiyaan. Peluk cium dari gue hehehe dan mudah mudahan perjuangan cinta
lo berhasil ya! :*
Subscribe to:
Posts (Atom)